Tuesday, 4 April 2017

media pembelajaran bahasa arab iai

MEDIA PEMBELAJARAN
A.      Proses belajar mengajar
Salah satu peranan penting dalam keberhasilan pengajaran dalam proses pelaksanaan pengajaran yang baik, sangat dipengaruhi oleh perencanaan yang baik pula. Keefektifan dan keefesien proses pelaksanaan pengajaran dibutuhkan sebuah perencanaan yang tersusun secara baik dan sistematis sehingga proses belajar mengajar (PBM) akan lebih bermakna dan siswa menjadi lebih aktif dalam belajar.
Terdapat beberapa pengertian yang menjelaskan apa yang dimaksud dengan proses belajar-mengajar (PBM). Seperti Moh Uzer Usman, beliau menjelaskan bahwa proses belajar-mengajar (PBM) adalah: “Suatu proses yang mengandung serangkaian perbuatan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu”. Proses belajar mengajar juga merupakan suatu proses yang mengandung serangkaian perbuatan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai suatu tujuan tertentu eduktif untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sementara itu Benyamin S. Bloom dalam bukunya The Taxanomy of Education Objective-Cognitive Domain, menyatakan bahwa dalam proses belajar mengajar akan dapat diperoleh kemampuan yang terdiri dari 3 aspek, yaitu:
a.       Aspek pengetahuan (kognitif)
b.      Aspek sikap (afektif)
c.       Aspek keterampilan (psikomotor)
Aspek kognitif berhubungan dengan kemampuan individual mengenai dunia sekitar, meliputi perkembangan intelektual atau mental. Aspek afektif mengenai perkembangan sikap, perasaan, nilai-nilai (perkembangan emosional dan moral). Sedangkan aspek psikomotor menyangkut perkembangan keterampilan yang mengandung unsur motoris. Tiap-tiap aspek terdiri dari urutan yang disebut taksonomi yang berupa tujuan pendidikan yang harus dicapai dalam situasi belajar mengajar. Misalnya: untuk memperoleh ijazah SMP atau SMA, harus melalui kelas I, kelas II, kelas III dan dengan mengikuti ujian akhir. Tidak mungkin mencapai tujuan C tanpa melalui pencapaian tujuan B dan tidak mungkin pula mencapai tujuan B tanpa terlebih dahulu mencapai tujuan A.
Proses pembelajaran merupakan suatu kegiatan intraksi antara guru dan  murid dimana akan diakhiri dengan proses evaluasi hasil belajar ( dimyati dan mudjiono, 2006 : 3 ). Proses pembelajaran juga diartikan sebagai suatu proses terjadinya intraksi antara pelajar, pengajar dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran, yang berlangsung dalam suatu lokasi tertentu dalam jangka satuan waktu tertentu pula ( hamalik, 2006 : 162 ).
Berdasarkan pendapat kedua ahli tersebut di atas maka dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran sebagai suatu proses intraksi antara guru dan murid dimana akan dikhiri dengan proses evaluasi hasil belajar dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran yang berlangsung dalam suatu lokasi dan jangka waktu tertentu.
B.      Media pendidikan
kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Medeo adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan.[1] Untuk mendapatkan pengertian secara komperhensif mengenai pengertian media pembelajaran kita bisa melihat batasan mengenai media pembelajaran menurut asosiasi teknologi dan komunikasi pendidikan di Amerika menurutnya media sebagai segala bentuk dan saluran yang di gunakan orang untuk menyalurkan informasi.
Menurut Gagne media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Selain dia seorang tokoh pendidikan bernama Brigss juga ikut memberikan mengenai media pembelajaran dia berpendapat bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar.[2]
Dari beberapa pengertian di atas dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa media adalah suatu alat atau segala sesuatu yang dapat di gunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima agar tercipta suatu pembelajaran yang kondusif. jadi contoh media sperti buku, film, gambar, foto jika di gunakan untuk keperluan pembelajaran di sebut dengan media pembelajaran.
C.      Nilai dan manfaat media pembelajaran
Media pembelajaran merupakan hal yang sangat penting dalam dunia pendidikan karena dengan adanya media pendidikan siswa akan lebih mengetahui dan memahami materi yang di berikan oleh guru. Sebuah pembelajaran yang hanya di lakukan dengan cara ceramah akan menjadikan siwa tidak lagi bergairah untuk belajar untuk itu di sinilah letak pentingnya sebuah media dalam pembelajaran. Media pembelajaran ini mempunyai peran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Adapun manfaat media dalam pembelajaran menurut Nana Sudjana adalah sebagai berikut:[3]
1.       Akan menjadikan siswa lebih tertarik perhatiannya dalam belajar sehingga dapat memotivasi dirinya untuk lebih bersemangat.
2.       Akan lebih memperjelas materi yang telah di berikan oleh guru.
3.       Akan metode pengajaran lebih bervariasi dan tidak hanya berhenti dengan metode ceramah saja.
4.       Siswa akan lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab siswa tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi dengan aktifitas lain seperti mengamati, melakukan, ataupun mendemonstrasikan.





[1] Arif.S.Sadiman, media pendidikan. Pengertian Pengembangan Dan Pemanfaatannya, (2008. Jakarta: Rajawali Pers). Hal. 6
[2] Ibid. 7
[3] Nana Sudjana & Ahmad Rivai, Media Pengajaran, (2009. Bandung: Sinar Baru Algesindo) hal. 2

No comments:

Post a Comment